Printer Infus EPSON L100 – L200 REVIEW

Printer infus EPSON untuk mencetak dgn frekwensi yang cukup tinggi dan sering dilakukan. Harap diperhatikan biaya cartridge tinta yang harus dihitung dan juga penggunaan kertas sebagai acuan perhitungan ongkos produksi cetak.

Printer Epson L100 L200

Cek harga Printer Infus EPSON Murah

Inilah review kelebihan dan kekurangan printer infus terbaru yg perlu anda ketahui, supaya anda tidak salah pilih membeli merk printer inkjet terbaik (versi printer infus)

Printer yang di pasangi sistem infus (Printer infus, CISS = Continuos Ink Supply System) adalah sistem kerja yang dibuat untuk printer agar dapat mencetak secara terus menerus dan supply tinta secara konsisten tanpa kehilangan waktu pada saat sedang melakukan pencetakan dalam volume tinggi.

Seringkali kita tidak memperhatikan berapa sering dan berapa harga masing2 cartridge tinta yang kita beli/bayar untuk kebutuhan mencetak untuk bisnis percetakan kita.

Printer yang dipasang infus tetap menggunakan cartridge tinta dari printer tsb sebagai perpanjangan untuk cartridge yg mengalirkan tinta dan menyemprot diatas kertas dengan baik.

Berikut review printer infus tentang kelebihan dan kekurangan dari beberapa merk printer infus yang beredar di Indonesia:

Kelebihannya:

  • Biaya Tinta jauh lebih hemat, sehingga ongkos produksi cetak jadi murah.
  • Botol tabung tinta berukuran @ 100ml, sedangkan tinta yang biasanya kita beli / isi didalam cartridge tinta hanya berkisar 3 – 7 ml.
  • Bisa langsung terlihat apabila kondisi tinta mulai sedikit dan langsung di isi, karena tabung tinta infus “transparan” sehingga tidak tiba2 berhenti pada saat sedang mencetak gara2 kehabisan tinta.
  • Kualitas tinta infus semakin di kembangkan, sehingga kualitas cetak dan daya tahannya semakin baik dengan warna yang kontras dan tajam.

Kekurangannya:

  • Umur Printer bisa lebih cepat rusak karena sering dipakai mencetak terus menerus karena harga tintanya yang murah.
  • Kalau jarang dipakai, catridge printer infus seringkali cepat rusak karena mampet di selang atau print-head-nya.
  • Jarang teknisi yg mampu menginstall printer CISS dgn handal, lebih baik belilah printer infus yg sudah jadi dari pabrikan resmi seperti printer infus Epson.
  • Hasil cetak warna tidak bisa sama 100% dengan menggunakan tinta ORI, tapi saat ini produsen tinta refill semakin canggih dimana mereka terus ber kompetisi memberikan hasil cetak gambar yang baik, tajam dan tahan lama.

Printer suntik, mungkin yang di maksud = tinta suntik, yaitu kita isi ulang sendiri cartridge tinta, ini agak repot kalau buat yang sering mencetak, karena kapasitas cartridge tinta kecil ukurannya sehingga harus isi ulang berkali2 pada saat pencetakan volume banyak.

Untuk merk printer inkjet infus di Indonesia, semuanya bagus dan berkualitas baik, asalkan mencetak memakai TINTA ORIGINAL. Ada beberapa pilihan saat ini untuk yang mau mencetak dalam jumlah banyak, namun tetap mengutamakan kualitas cetak dengan menggunakan tinta ORI yang murah dan hemat seperti miliknya tinta printer infus Epson L100 atau L200.

Produsen Epson printer asal Jepang itu menghadirkan printer inkjet – single function dan multifungsi – dengan sistem infus. Resmi dan original. Dan khusus untuk pasar Indonesia!

Di bagian sisi Epson L100 (single-function) dan L200 (multifungsi) tertempel sebuah modul plastik. Jika modul itu dibuka dan diposisikan secara horisontal, kamu akan melihat empat wadah tinta terpasang. Nah ke wadah itulah tinta dari botol harus dituang. Empat botol tinta yang masing-masing berkapasitas 70ml, atau enam kali kapasitas cartridge tinta normal, sudah disiapkan Epson dengan konfigurasi warna tinta: hitam, cyan, magenta, dan kuning (CMYK).

Epson printer infus ini didesain khusus untuk pasar Indonesia. Ditujukan 40% untuk kalangan korporat dan SOHO (small office home office) dan 60% untuk pengguna rumahan dan pelajar/mahasiswa. Pendek kata mereka yang perlu printer berbiaya murah dan berkualitas bagus.

refill tinta printer epsonrefill tinta printer epson

Satu botol tinta infus Epson bisa mencetak 4000 lembar dokumen hitam atau 6500 halaman warna. Harga tinta infus per botol di luar pajak US$ 5,5. Waktu beli printer Epson, dapat botol tinta refill warna hitam, cyan, magenta dan kuning masing-masing satu, dan dua botol hitam tambahan. Total bisa cetak 12.000 lembar hitam-putih.

Jika diterjemahkan dalam ongkos produksi cetak, L100 cuma menghabiskan Rp 13 untuk mencetak dokumen hitam, atau Rp 23 untuk dokumen warna. Harganya murah ya?

Spesifikasi printer Epson L100 dan L200 nyaris serupa. Kedua printer yang hitam pekat ini sama-sama menawarkan resolusi cetak 5760×1440 dpi dengan kecepatan cetak 27ppm (dokumen hitam-putih) atau 15ppm (dokumen warna). Juga sama-sama dapat digunakan di lingkungan Windows (XP/Vista/7) dengan koneksi USB 2.0.

Bedanya, seri L200 dilengkapi fasilitas fotokopi dan scan. Untuk memfotokopi satu halaman dokumen hitam-putih, pada moda draft L200 perlu waktu 11 detik. Jika dokumennya berwarna, waktunya menjadi 38 detik. Untuk scan, L200 menawarkan resolusi 600dpi dengan kecepatan 15 ms/line.

Demikian review dan info bisnis terbaru ini dirangkum dari beberapa sumber. Semoga bermanfaat…!!!


Sumber: http://mesinpercetakan.com/printer-infus-kelebihan-dan-kekurangannya/


One thought on “Printer Infus EPSON L100 – L200 REVIEW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s